Langsung ke konten utama

Little Thing About Black Tears' Sequel



Hallo semua... Annyeonghaseyo ^^


http://www.wattpad.com/31541499-exo-imagines-56-you-and-hunhan-romantic

















Aku kembali lagi nih. Hari ini aku mau ngumumin tentang kelanjutan FF Black Tears. Untuk yang udah nunggu lama, admin mohon maaf ya, mianhaeyo. Karena admin sibuk UN lanjut DW (Daily Worker) langsung tes masuk Perguruan Tinggi, ospek lanjut kuliah yang dibayang-bayangi sama tugas yang seabrek, nah sekarang baru dapet liburan akhir tahun ni makanya admin gunakan kesempatan ini untuk lanjut buat sequelnya Black Tears. Sebenarnya sih awalnya admin gak ada kepikiran buat lanjutin ni FF karena admin buat FF ini untuk diikutin lomba, ya walaupun gak menang tapi banyak juga yang baca dan ikut komen minta dibuatin sequel nya. Jadi admin mulai mikir-mikir deh ni jalan ceritanya mau diapain.

Oke langsung aja ya, kali ini admin cuma mau ngasi sedikit info seputar sequel dari FF Black Tears. Pertama, Judul yang akan admin gunakan untuk sequel FF ini tidak sama dengan FF yang pertama yaitu Black Tears. Masih ingat kisah broken home nya Luhan sama Sehun semasa kecilnya kan? Nah di sequel ini admin akan mengisahkan perjuangan mereka untuk menggapai impian mereka yang sama sedari kecil yaitu bermain musik tapi karena kepedihan akibat broken home yang mereka rasakan saat itu, impian mereka seakan terkubur. Sedikit demi sedikit mereka mulai merangkai kembali impian mereka dan berhasil, band musik yang mereka bentuk dengan beranggotakan empat namja tampan akhirnya menjadi band yang sangat terkenal di Universitas mereka dengan Luhan sebagai vokalisnya. Perjalanan yang tidak mudah mereka lewati bersama hingga akhirnya mereka diminta untuk menandatangani kontrak oleh salah satu manajemen artis terbesar di Seoul. Akankan mereka menerimanya semudah itu atau ditolah mentah-mentah? Perjalanan karir mereka yang akan mempertemukan mereka dengan sang ayah. Hmm ada juga kisah asmara antara Sehun dan seorang yeoja yang akhirnya akan membongkar kisah asmara Luhan dengan yeoja di masa lalunya.
Lalu bagaimanakah dengan Kai? Seorang laki-laki tampan yang dahulu pernah menolong dua bersaudara itu?
Akankah Kai menjadi salah satu anggota dari band Luhan dan Sehun ataukah ia memiliki band sendiri?
Akankah mereka kembali menjadi musuh seperti dulu atau persahabatanlah yang akan terjalin karena pertolongan yang pernah diberikan Kai dulu?
Jadi yang mana yang kalian inginkan?

Apakah kalian penasaran apa judul sequel dari FF Black Tears ? Baiklah admin akan memberi sedikit bocoran, judulnya admin ambil dari nama band Luhan dan Sehun. Dan nama band nya adalah ehemmm ... just wait and see ya guys :)

Untuk yang udah baca postingan ini admin pengen banget temen-temen komen mengenai pertanyaan admin diatas, siapa tau dengan banyaknya masukan dari temen-temen bisa bikin admin berubah pikiran. Oke thank u so much for your attention, enjoy your weekend and bye bye ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Live To Write To Live

Menulis ? Mendengar satu kata itu, apa yg terpikirkan olehmu? Definisi menulis menurut setiap orang pasti berbeda-beda. Bagiku menulis adalah saat dimana aku mencurahkan seluruh hal yang sedang aku rasakan yang bahkan aku sendiri tak bisa mengakuinya pada orang lain, suatu hal yang tak mudah tersampaikan dengan kata-kata namun akan terungkap segalanya melalui tulisan yang kubuat. Itulah definisi menulis bagiku. Aku bukanlah seorang yang pandai mengungkapkan isi hatiku atau apapun itu pada seseorang. Jika tidak dengan menulis apa jadinya aku ? Akankah aku menjadi wanita menyedihkan yang memendam segala yang kurasakan sendirian ? Oh tidak, bahkan aku rasa hal itu jauh lebih menyedihkan dari definisi 'sendiri'. Aku merasa sangat bahagia disaat aku menulis, bahkan aku rasa itu sesuatu yang melebihi kata bahagia. Pernahkah terpikir olehmu bahwa penulis itu seperti Tuhan yang bisa dengan mudahnya menciptakan orang-orang dengan berbagai macam karakter yang berbeda-...

Sebuah Pesan di Pohon Maple

1999, Winchester, Hampshire, England. Hangatnya cahaya matahari seakan mengucap salam perpisahan sebelum kembali ke peraduannya. Terdengar suara gemerusuk dedaunan kering berguguran menutupi jalanan dan rumput-rumput disekitar serta kicauan pilu burung-burung yang mulai kehilangan rumahnya di awal musim gugur. Sebuah senandung seorang gadis menularkan keceriaan hatinya dengan senyuman bak malaikat dan rambut hitam si gadis yang terurai indah dibelakang punggung dan bergerak mengikuti langkah-langkah kecilnya. Ia terus melangkah, tak sabar untuk bertemu dengan seseorang yang sedang menunggunya di sebuah ladang yang terletak di pinggir danau. ‘Haruskah aku memeluknya setelah mengatakan bahwa aku telah diijinkan mama dan papa untuk tidak ikut pergi bersama mereka? Ohh tidak, itu terlalu berlebihan.’ Gumam gadis itu membuat semburat warna merah terang menghiasi pipi chubby-nya. Beberapa langkah lagi ia akan menemui seorang lelaki yang ditemuinya pada awal musim semi dan telah...

Mesin Waktu

Hallo.... ini satu lagi cerpen aku.. aku lupa ini tahun kapan, antara 2015-2016 kali yaaa. Dan cerpen ini dimuat di majalah mandiri di kampus aku. Ini sudah aku edit dan revisi tapi tidak megubah alur ceritanya kok. Semoga kalian semua menikmati yaa.. jangan lupa tinggalkan komentarnya yaa... *********************** Mesin Waktu " Jika boleh memilih, aku lebih suka diriku yang sekarang dengan sejuta ekspresi yang bisa dengan lepas kutunjukkan tanpa rasa ego sedikitpun. Apakah itu karena kehadiranmu? Tapi jika andai saja semua berubah dan kau tak lagi disampingku, bisakah aku melakukannya seorang diri?" *** Aku merapatkan jaket yang kukenakan. Sangat dingin tapi sama sekali tidak ada angin. Karena berlokasi di area pegunungan menjadikan tempat rekreasi ini sering diselimuti kabut dan berudara dingin. Seperti sekarang ini, sebagian danau tertutupi kabut namun sebuah adegan di tepi danau itu terlihat sangat jelas. Sepasang pria dan wanita yang sedang ber...